[REVIEW] XIAOMI REDMI: A (Super) Budget Phone

Hello!

Xiaomi apaan sih?

Xiaomi, perusahaan yang berdiri di tahun 2011, saat ini berada di urutan ketiga sebagai produsen smartphone terbesar di Tiongkok, setelah Samsung dan Lenovo. Kalo belum tau, wajar, gw juga baru tau beberapa bulan terakhir kok. Xiaomi sering disebut sebagai “Apple of China”, karena terdapat keunikan dari produk produknya. Walaupun berbasis Android, Xiaomi menggunakan antarmuka MI yang pengoperasiannya sangat mudah.

Kali ini gw berkesempatan untuk mencoba salah satu smartphone dari Xiaomi, Redmi. Smartphone entry level yang menjadi fenomena di setiap penjualannya. Oia, Xiaomi ini menjual secara langsung produknya via website, penjualannya berlangsung setiap minggu. Di Singapore, setiap dibuka penjualan Redmi, dalam waktu kurang dari 1 jam stok yang ada akan habis. Mungkin karena harganya yang cukup murah ya.

Kalo mau tau berita tentang Xiaomi, lebih asik cari cari sendiri ya, cukup menarik kok,

Hardware

klik untuk memperbesar

Redmi menggunakan prosesor Quad Core keluaran Mediatek MT6589T dengan kecepatan maksimum 1,5GHz. Dengan RAM 1GB dan ROM 4GB, serta slot MicroSD yang bisa support hingga 32GB. Kamera belakang beresolusi 8MP dilengkapi dengan LED Flash dan sanggup untuk merekan video Full HD sementara kamera depan beresolusi 1,3MP. Redmi memiliki layar sebesar 4,7″ dengan resolusi 1280×720 pixels, tingkat kerapatannya mencapai 312 ppi. Sebagai perbandingan, Retina Display iPhone mempunyai kerapatan 326ppi, dengan kata lain, ketajaman layar Redmi hampir mirip dengan yang ada di iPhone.

Redmi juga mempunyai dua slot SIM, namun hanya satu yang memiliki kecepatan internet 3G, sementara slot 2 hanya sampai EDGE. Selain itu, hp ini juga mendukung Bluetooth 4.0 Low Emission dan WiFi 802.11n. Di dalamnya, Redmi menggunakan sistem operasi Android 4.2 (Jelly Bean) yang sudah di kustomisasi dengan antarmuka MI.

Desain Redmi bisa dibilang biasa, ga ada yang istimewa. Yang paling kerasa adalah beratnya yang cukup lumayan ketika dipegang dalam waktu lama, 158 gram. Kalo untuk tipis, masih bisa ditolerir, ga terlalu tebal. Cuman memang bezel di sekitar layar terlalu besar, bakalan lebih keren kalo dibikin tipis. Oia, di bagian depan terdapat layar HD 4,7″ IPS Panel yang cukup terang, kalo dibawah cahaya matahari memang perlu di set maksimal tingkat keterangan layarnya. Di bawah layar terdapat 3 buah softkey options, home, dan back. Dibawah tombol Home terdapat LED notification yang bisa diatur setiap aplikasi. Sebagai contoh, ketika battery habis maka LED akan menyala merah, apabila sudah mencapai >50% LED akan berwarna biru, dan ketika penuh akan berubah menjadi warna hijau. Namun sayangnya, karena letak dan ukuran yang terlalu kecil, kadang jadi tidak terlihat.

Di bagian belakang terdapat kamera utama beresolusi 8MP dengan bukaan f2.2 yang sanggup merekam video beresolusi Full HD. Terdapat juga LED Flash yang juga bisa berfungsi sebagai lampu senter apabila diperlukan. Terdapat juga logo Mi di bagian bawah cover belakang Redmi. Cover belakang ini berbahan plastik dengan tekstur yang cukup nyaman untuk dipegang, tidak mudah terjatuh karena terlalu licin. Di bagian kanan terdapat tombol volume up-down dan tombol power. Di bagian atas terdapat headphone jack 3,5mm sementara di bagian bawah kita bisa menemukan microUSB untuk charging dan juga mempunyai fitur USB on-the-go.

Ini foto Redmi dibandingin dengan iPhone 5. Terlihat kalo ukuran Redmi lebih besar.

Software

Redmi mempunyai basis OS Android 4.2 (Jelly Bean), namun antarmuka (User Interface) MI membuat hape ini menjadi berbeda dari hape Android kebanyakan, kebanyakan pake TouchWiz. Satu hal yang berbeda dibanding dengan hape Android lain yaitu tidak terdapatnya App Drawer, yaitu layer untuk masuk ke list aplikasi. Seperti di iOS, semua aplikasi terdapat di halaman depan, apabila kita install aplikasi dari Google Play, maka akan langsung muncul di halaman depan. Untuk uninstall aplikasi, cukup tekan dan tahan aplikasi tersebut lalu ditarik keatas, arahkan ke tempat sampah.
Biar lebih enak, mari kita liat liat.
Lock Screen

Lock Screen

Di halaman Lock Screen, kita bisa tarik ke bawah untuk masuk ke Home Screen, tarik ke kanan untuk langsung ke menu Messaging, ke kiri langung ke menu telpon, dan ke atas untuk menu Camera.

Lock Screen

Nah, kalo kita pencet dua kali di tengah tengah, maka akan langsung berubah tampilan menjadi pemutar musik.

Home Screen

Home Screen

Bisa diliat kalo semua aplikasi ada di halaman utama, jadi ga perlu jauh jauh masuk ke App Drawer seperti di hape Andorid lain.

Folder

Notification Center

Sama seperti hape Android lainnya, terdapat notification center yang bisa ditarik dari atas layar. Satu hal yang membedakan, di barisan bawah terdapat catatan penggunaan kuota internet, lumayan berguna buat yang langganannya pake kuota ya.

Notification Center

Ga jauh beda sama yang lain juga, bisa di custom isinya. Ada fitur Do Not Disturb yang bisa di setting, jadi pada waktu tersebut hape ga akan memunculkan notifikasi apa apa.

Themes

Salah satu fitur dari MI yaitu Themes. Kita bisa download macem macem Themes supaya Redminya jadi keren. Lumayan lucu lucu kok isinya.

Quick Play Music

Ada fitur yang lumayan unik, apabila kita ada di home screen dan ingin memutar lagu, kita tinggal swipe icon Music dari atas ke bawah, maka langsung keluar tampilan pemutar musik.

Quick Note

 Sama seperti di Music, icon Notes pun bisa di swipe dari atas kebawah untuk menampilkan Quick Note, jadi kita ga perlu masuk ke menu, sangat simpel dan ringkas.

Tools

 Beberapa program yang diberikan oleh Xiaomi, disini terdapat MiCloud, Downloads, Updater, Password keeper, Backup, Feedback, dan USIM Utilities. Yang paling menarik tentu MiCloud, akan kita bahas nanti.

Tools

 Terdapat pula beberapa menu seperti senter dan FM radio. Radio sendiri dapat dinyalakan dengan meyolokkan headset, headset berfungsi sebagai penangkap sinyal. Karena sebenernya tanpa headset juga bisa menyala, namun kualitasnya sangat tidak bagus.

MiCloud

 Sebagai pengguna MI, diberikan free 5GB ketika sign in sebagai user. Setelah itu, diberikan 5GB lagi apabila kita login di i.xiaomi.com. Terlihat fitur yang di backup di MiCloud yaitu Contacts, SMS, Album, Call Log, Notes, Recorded, Cloud Messaging dan Find Device.

MiCloud

 Yap, seperti iPhone dan hape mahal lainnya, Xiaomi juga dibekali find device. Jadi apabila hape kita hilang, maka kita bisa melihatnya via internet.

Security

 Kita juga diberikan program bernama Security yang isinya bermacam hal. Cleaner untuk membersihkan file file yang tidak berguna di hape kita. Data Usage sebagai pencatat pemakaian data internet kita, dapat disetting secara manual tiap bulannya. Blockist untuk mencatat nomor yang tidak ingin kita terima telponnya.

Data Counter

 Data Counter terbagi antara SIM 1 dan SIM 2. Masing masing SIM mempunyai catatan pemakaian sendiri.

Power Usage
Selain untuk melihat sisa batere, disini juga kita bisa konfigurasi penggunaan batere kita, ada beberapa proful yang bisa dipilih. Selain itu ada menu Auto Switch dimana hape akan berubah profil otomatis ketika mencapai level tertentu. Atau juga Scheduled untuk menjadwalkan perubahan proful batere.
Profil: Default

Profil: Sleep
Bisa dilihat  perbedaan profil antara Default dan Sleep. Semisal kita menjadwalkan perubahan profil pada jam 12 malam sampe dengan jam 5 pagi dengan 2 mode tersebut. Saat jam 12, hape akan otomatis pindah ke profil Sleep dan saat jam 5 pagi kembali ke profil Default.

Camera

Kamera 8MP yang ada di Redmi konon sensornya adalah Exmor buatan Sony, entah bener atau engga. Yang jelas, dari pengalaman gw menggunakan kamera Redmi, hasil yang didapatkan cukup bagus. Selain itu, kamera ini juga sanggup untuk merekam video Full HD 1080P.
Berikut contoh gambarnya.

Hasil foto dari Redmi bisa dibilang bagus untuk hape sekelasnya. Jangan deh bandingin sama iPhone, udah tau diri aja harganya juga ga seberapa. Tapi ga bisa dianggap jelek juga, karena dari pengalaman gw pake Redmi itu hasil gambarnya ga pernah mengecewakan. Memang kalo diperhatikin warna agak yellowish ya, tapi ini hasil foto apa layar komputer gw ya?
Kemaren sempet iseng ambil video pake Redmi.

Performance

Antutu Benchmark

 Skor Antutu 16rb an, sekelas Galaxy S3. Entah hape apalagi yang ada di level segitu. Yang jelas, dengan spesifikasi yang ada, gw jarang mendapatkan lagi pada saat mengoperasikan hapenya. Pernah sih, tapi ya emang karena lagi banyak banget tasknya.

Gw juga pertamanya bingung ketika liat hasil speedtest ini. Bukannya apa apa, biasanya kalo test pake iPhone, kecepatan upload mentok di 34 an MBps, entah apa penyebabnya pake Redmi bisa mentok gini, padahal Routernya ya sama. 
 
Buat gw, dengan spek seperti ini, performa Redmi bisa dibilang memuaskan. Kalo dibandingkan dengan hape Android dengan themes standard, pasti Redmi masih menang, 

Battery Life

Ini paling penting ya, punya hape bagus ga pernah hang, jarang lag, dan tampilannya menarik daripada Android lain, percuma aja kalo baterenya cepet abis. Sebagai gambaran, pemakaian gw lumayan ekstrem di Redmi ini. 4 account gmail, dimana 2 diantaranya terdaftar mailing list gadget dengan total penerimaan email per hari 1000 an, selain itu ada juga 3 email lain yang ikut di daftarkan. Juga Social Media seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, serta aplikasi chatting BBM, WhatApp, dan Line. Semuanya masuk ke Redmi ini. Pemakaian rata rata yang gw rasakan, dengan 3G only, 1 SIM card, brightness 25%, di kantor kadang dipake denger musik, terima beberapa SMS, hampir ga pernah telpon, sekitar 12 – 14 jam. Bahkan pernah satu kali karena sinyalnya ga bagus, lemot, jadi gw ga maenin selama beberapa jam, tapi email tetep masuk, eh masih bisa bertahan tuh.

Software Update

Beberapa hari yang lalu gw dapet notifikasi update dari Xiaomi.
Notifikasi Update
Update berkisar 150an MB, disitu juga tertulis apa aja yang berubah. Oia, sebelum update kita disuruh Back Up data dulu. 
Hampir semua data yang ada di hape di backup, waktu backup sekitar 15 menit. Setelah itu adalah proses downloading file update, lalu proses instalasi update yang memakan waktu kurang lebih 30 menit. Buat gw ini cukup menarik ya, agak jarang produsen smartphone budget ngasih update ke produknya. Bahkan produsen sekelas LG atau Sony pun belum tentu loh kasih update.
Setelah gw baca baca, ternyata memang Xiaomi ini setiap hari mendapatkan feedback dari penggunanya, karena emang setiap ada masalah pasti user bisa langsung report ke Xiaomi. Dan gw denger, mereka emang tanggap banget untuk masalah ini. Jadinya, kadang setiap penjualan, hape yang dijual minggu ini belum tentu sama dengan yang dijual minggu depan. Nah, canggih  kan. Hape lama bisa tetap ke update sih.

Verdict

the bright side

– Quad Core Processor 1,5GHz MTK5689T
– 1GB RAM, 4GB RAM ~microSD slot up to 32GB
– 4,7″ HD Display (1280×720 pixels) IPS Panel
– WiFI 802.11b/g/n, WiFi Direct
– Corning Gorilla Glass 2
– Value
– MI User Interface (MIUI)

the dark side

– Berat 158 gram
– Bezel terlalu tebal, ukuran terlalu besar
– Masih Jelly Bean (Android 4.2.2)
Menurut gw, ini merupakan hape yang patut untuk dibeli dan dicoba. Untuk orang yang ga mau spend terlalu banyak duit untuk hape Android, Redmi bisa dijadikan pilihan. Selain itu, User Interface MI juga memberikan pengalaman yang berbeda dibanding dengan User Interface Android lain. Kalo ada rencana untuk pindah dari iOS ke MIUI, jangan khawatir, ga bakalan kagok kok make Android. Dengan MIUI, lebih gampang makenya, karena emang dibuat seminimal mungkin.
Beberapa hape setelah dipakai dalam waktu yang lama akan mengalami penurunan performance, sementara Redmi dari pertama beli sampe sekarang masih tetep sama, tetep ngebut dan snappy. Gw yang tadinya beli Redmi sekedar penasaran dan cukup buat di review aja, sekarang malah mikir mikir kalo buat dijual. Hape ini juga cocok untuk yang mau pindah dari BlackBerry ke Android, tapi ya itu, hape ini cukup berat untuk dipegang dalam waktu yang lama. 
Untuk yang mau beli, gw sarankan agar sedikit bersabar, karena konon beberapa saat lagi Xiaomi akan resmi masuk ke Indonesia. Bahkan, di pameran ICS yang digelar minggu ini di JCC, Vice President Xiaomi Global (mantan eksekutif Google) Hugo Barra akan berkunjung, ga tau sih mau ngapain. Gosipnya lagi, Xiaomi disini akan didisitribusikan oleh Erafone dengan firm order hingga 1jt unit. Entah bener atau engga, yang jelas, Xiaomi pasti bakal jadi bahan omongan selama beberapa bulan ke depan. Ga usah lagi kemakan isu kualitas hape buatan Tiongkok itu jelek, jelas jelas iPhone dibaut di Tiongkok.
Xiaomi juga mempunyai model Mi3 dengan spesifikasi jauh lebih tinggi daripada Redmi, harganya pun 2 kali lipat. Tapi Mi3 ini dapat bersaing dengan smartphone papan atas seperti Samsung Galaxy S5, Note 3, HTC One M8, dan sebagainya. Boleh diliat benchmark dibawah ini. 
Benchmark Mi3
Bisa diliat di Antutu, Mi3 ada di bagian hi end Android Smartphone dengan harga setengah dari yang diatasnya. 
Semoga bermanfaat untuk kita semua
Regards,
Taufiq
Advertisements

Published by

topiqfurqan

an ordinary little boy

One thought on “[REVIEW] XIAOMI REDMI: A (Super) Budget Phone”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s