[INFO] Konsep Penamaan Gadget part 2 (Apple, LG, dan Xiaomi)

Post ini merupakan sambungan dari Part 1

4. Apple

Official_Apple_Logo_2013_Pictures_5_HD_Wallpapers

Apple yang paling simpel penamaan gadgetnya. Karena tiap tahun perubahannya ga terlalu signifikan. Kadang hanya nama model dan nomor model plus 1. Jadi misalnya tahun lalu ada iPad Air 2, maka kemungkinan di tahun depan ada iPad Air 3. Atau penggunaan huruf S untuk seri minor change (seringkali hanya perubahan internal hardware, bagian luar masih sama.

iphones-on-display

Di iPhone, kira kira setahun setelah dikeluarkannya iPhone 3G, Apple memperkenalkan iPhone 3Gs. Hal yang sama berulang di iPhone 4 dengan suksesornya iPhone 4S, dan iPhone 5 dengan suksesornya iPhone 5S. Memang ada juga perubahan yang cukup terasa, seperti pada iPhone 5S dimana terdapat fingerprint sensor, namun secara bentuk (form factor) tidak berubah.

iPad.2014.family

Jadi untuk Apple, semestinya kita tidak terlalu kesulitan ketika memilih mana yang paling bagus dari serinya. Cukup untuk mengetahui nomor modelnya, kita bisa menebak ini model terbaru atau bukan. Oia, untuk Apple, karena setiap tahun tidak banyak mengeluarkan gadget, biasanya gadget yang ada di tahun sebelumnya menjadi mid level. Karena menurut saya, sampe sekarang belum ada produk Apple yang dijual untuk entry level, kalau dilihat harganya.

iPhone_5s_vs_iPhone_6

  • Mid Level : iPhone 5C dan iPhone 5S. iPad Mini, iPad Mini 2 dan iPad Air
  • Flagship : iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. iPad Mini 3 dan iPad Air 2

5. LG

LG_log

Untuk LG, jangan terkecoh dengan penamaan yang biasanya ada di toko toko smartphone. Karena bisa saja kita terkecoh. Kadang nama smartphone yang mirip tidak menggambarkan aslinya. Memang yang terjadi saat ini ada di keluarga LG G3. Kemungkinan di seri ini LG hanya ingin memberikan nama model per generasi. Jadi jangan sampe salah, LG G3 tidak mempunyai spesifikasi yang sama ataupun mirip dengan LG G3 Beat ataupun LG G3 Stylus. Keduanya mempunyai kelas dibawahnya.

g3 series PR1

Jadi, untuk LG, kita mesti rada seksama untuk melihat nomor model bukan nama modelnya. Seperti untuk seri LG G3 mempunyai nomor model LGD855, sementara untuk LG G3 Stylus mempunyai nomor model LGD690, yang terakhir LG G3 Beat nomor modelnya LGD724. Ngeliat nomor model biasanya ada di belakang kotak, atau ketika kita ke toko smartphone biasanya ada di bawah nama modelnya.

lg_l_bello_lg_l_fino

Untuk kelas menengah lainnya terdapat smartphone LG seri L, ada L Fino (LGD295) dan L Bello (LGD335). Sementara untuk seri entry level terdapat seri L20 (LGD105) dan L40 (LGD170). Jadi, untuk smartphone LG jangan sampe salah untuk menentukan jenis apa yang kita beli. Walaupun dengan harga kita bisa mengetahui lebih mudah, namun apabila kita mengetahui nomor modelnya, kita akan lebih mudah mengerti smartphone apa yang kita dapatkan.

  • Entry Level : LGD 1xx dan LGD 2xx
  • Mid Level : LGD 6xx dan LGD 7xx
  • Flagship : LGD 8xx dan LGD 9xx

6. Xiaomi

2000px-Xiaomi_logo.svg

Ini yang lagi cukup hangat dibicarakan setelah peluncuran produk barunya. Xiaomi merupakan produsen elektronik yang baru berumur kurang dari 5 tahun (berdiri 6 April 2010). Sebenernya masih tergolong mudah untuk melakukan pembedaan dari produk Xiaomi. Ketika awal berdiri smartphone yang pertama kali diluncurkan adalah Mi1.

10446112_744864815554622_6621804460788370729_o

Xiaomi setiap tahun memperkenalkan penerus dari generasi Mi. Hingga saat ini seri Mi sudah masuk generasi keĀ  4. Sementara itu, Xiaomi juga memiliki seri entry level yang dinamakan Redmi. Walaupun masuk di kelas entry level, namun dari segi spesifikasi Redmi masuk kategori Mid Level. Mirip dengan seri Mi yang secara harga masuk di kelas Mid Level namun dari segi spesifikasi ada di kelas flagship.

Xiaomi-Mi3-vs-Xiaomi-Mi4

Hal yang menarik adalah, 15 Januari 2015 lalu Xiaomi meluncurkan seri terbaru yaitu Mi Note dan Mi Note Pro. Sementara saat ini di pasaran sudah terdapat smartphone Xiaomi seri Redmi Note, apakah yang Mi Note merupakan penerus dari Redmi Note? Tentu saja tidak, karena dari segi penamaan saja sudah berbeda. Makanya dari segi harga pun untuk seri Mi Note hampir 2 kali dari Redmi Note. Mi Note merupakan smartphone Xiaomi di kelas Mi (Flagship), untuk saat ini kemungkinan merupakan line up terbaru untuk melengkapi Mi4.

xiaomi-mi-note-pro-1-710x710

Jadi, untuk Xiaomi kira kira seperti ini:

  • Entry Level : Redmi 2 dan Redmi Note
  • Flaship : Mi 4, Mi Note, dan Mi Note Pro

Itu kira kira konsep penamaan gadget dari beberapa merk yang ada di Indonesia. Semoga dengan adanya info ini kita bisa lebih mudah dalam memilih gadget yang sesuai dengan keinginan kita. Dan juga tidak salah kaprah, kadang yang kita beli harganya lebih mahal dari seharusnya karena nama modelnya yang mirip dengan seri flagshipnya.

Semoga membantu

Regards,

Taufiqul

[INFO] Konsep Penamaan Gadget part 1 (Nokia, Samsung, dan Sony)

Halo

Setiap bulannya muncul puluhan gadget yang dijual atau sekedar diperkenalkan. Kadang menjadi headline berita yang ga jarang bikin kita bingung “Seri ini apa bedanya sama yang ini?” “Yang 4 sama yang 3 bedanya apa?” “Kayaknya seri ini ada juga deh di merk ini” dst. Terus kita bingung mana yang paling cocok buat kita.

flagship-smartphones-610x299

Sebenernya, kalo mau di generalisir, pembedaan gadget terletak pada segmentasinya. Kalo mau simpel dan gampang ya segmentasi berdasarkan kelasnya, entry level, menengah, dan flagship (paling tinggi). Semakin tinggi kelasnya, maka semakin mahal harganya karena biasanya fiturnya semakin lengkap. Dan biasanya ga cuman spesifikasinya yang tinggi, tapi juga modelnya menarik. Contoh untuk flagship adalah iPhone, Galaxy S series, Xperia Z series, HTC One series dsb.

RIM-BLACKBERRY SMARTPHONES

Nah, untuk menentukan kelasnya itu, biasanya produsen melakukan identifikasi dengan nama atau nomor model.

1. Nokia

nokia-logo

Nokia merupakan perusahaan yang sempat menjadi raja di dunia handphone sekitar 10 tahun yang lalu. Dari segi penamaan, Nokia juga cukup simpel. Untuk menunjukkan model dan fitur smartphonenya, biasanya Nokia menggunakan angka.

nokia-phones

Angka pertama menunjukkan fitur yang ada di smartphone tersebut, biasanya, semakin tinggi angkanya maka semakin banyak fiturnya dan juga tinggi kelasnya. Misal, untuk handphone Nokia seri 1xx pasti fiturnya sangat sederhana, mungkin hanya untuk telepon dan sms saja. Sementara untuk seri 9xx pasti fiturnya lebih komplit dan lebih canggih. Sebagai contoh, Nokia Communicator mempunyai nomor model 9xxx, fiturnya udah jelas paling lengkap dibandingkan seri 1xx sampai seri 8xx.

0-fZm7cZ9qrh6qTduZ
Nokia Communicator

Nah, sekarang ini divisi smartphone Nokia udah dibeli sama Microsoft, jadinya untuk smartphone udah pasti merknya ga boleh pake Nokia lagi. Jadi kalo mau beli smartphone Lumia, merknya mesti Microsoft.

microsoft-lumia-535-660x450

Konsep penamaan Lumia juga sama dengan Nokia sebelumnya, sekarang ini ada seri 5xx yang paling rendah dan seri 15xx yang paling tinggi. Walaupun sama sama menggunakan sistem operasi windows, sudah pasti seri 15xx fitur dan spesifikasinya lebih tinggi dari seri 5xx.

lumia
Microsoft Lumia

Nah untuk angka kedua, biasanya menunjukkan generasi smartphone tersebut. Seperti pada Lumia seri 8xx, yang pertama kali merupakan seri Lumia 800, sementara saat ini sudah sampai Lumia seri 830.

Jadi kira kira seperti ini:

  • Entry Level : Lumia 4xx, Lumia 5xx dan Lumia 6xx
  • Mid Level : Lumia 7xx dan Lumia 8xx
  • Flagship : Lumia 9xx, Lumia 10xx, dan Lumia 15xx. Lumia 25xx (tablet)

2. Samsung

samsung-logo

Merk yang paling populer di dunia smartphone saat ini. Paling banyak seri dan modelnya. Ga cuman itu, kadang model yang sama bisa mempunyai spesifikasi yang berbeda apalagi kita membeli di negara yang berbeda. Membingungkan? lumayan. Tapi yang paling gampang, semua smartphone dengan OS Android dari Samsung bernama depan Galaxy. Jadi kalo ada smartphone Samsung pake Galaxy udah pasti OS nya Android.

samsung-galaxy-logo-500x246

Emang ada OS lain? Ada, biasanya buat feature phone yang fungsinya cuma buat telpon dan SMS, dulu Samsung juga bikin smartphone dengan OS Windows, sekarang Samsung punya Smartphone dengan OS buatan sendiri, Tizen.

Untuk seri Galaxy sendiri, modelnya aja macem macem, dari yang paling murah Galaxy Y atau Galaxy Star, sampai dengan yang paling mahal Galaxy S dan Galaxy Note. Di tengah tengah, ada seri Galaxy Grand dan Galaxy Mega, kalo seri tanggung gini biasanya ada kelebihan dan kekurangan yang cukup ketara. Misalnya layarnya besar tapi resolusinya rendah, sehingga gambar jadi terlihat kurang tajam. Atau misalnya dual sim tapi spesifikasinya rendah.

samsung-galaxy-mega-58-vs-grand-21

Untuk beberapa seri, Samsung juga menambahkan angka di belakang nama modelnya, semisal Galaxy S5. Udah pasti Galaxy S5 lebih baru dan lebih canggih daripada S4. Begitu juga dengan Note 4, udah pasti lebih baru dan lebih canggih dari Note 3. Kadang Samsung juga ga nyantumin di nama modelnya, melainkan di nomor modelnya, nah ini lebih ribet lagi, tapi yang jelas, kalo mau tau mana yang paling baru liat aja taun produksinya.

samsunggalaxyunpacked-02891
Galaxy S5 dan Galaxy Note 4

Untuk tablet, Samsung menamakan tabletnya dengan Galaxy Tab. Nah, Galaxy Tab ini juga macem macem, ada Tab dengan nomor (Tab 2, Tab 3, Tab 4), Tab Pro, dan Tab S, untuk seri lifestyle nya. Ada satu tablet yang namanya kurang lazim yaitu Galaxy Note Pro, nah jangan sampe salah ini sebuah smartphone, Note Pro merupakan sebuat tablet berukuran 12,1″ yang memiliki stylus.

galaxy-note-pro-vs-galaxy-tab-pro-12
Samsung Galaxy Tab

Ke depannya, Samsung agak sedikit merubah penamaan gadgetnya dengan huruf dan angka. Hal ini terlihat dari Samsung Galaxy Alpha yang model selanjutnya akan bernama Samsung Galaxy Ax, x merupakan nomor yang menunjukkan spesifikasi hardware yang dimiliki. Semakin tinggi x makan semakin tinggi spesifikasinya, saat ini sudah beredar Galaxy A3, dan nantinya akan juga diperkenalkna Galaxy A5 dan Galaxy A7. Untuk level menengah, Samsung telah menyiapkan Galaxy Ex, rencananya nanti akan dikeluarkan Galaxy E5 dan E7.

samsung-galaxy-alpha-a7
Samsung Galaxy A7

Untuk Samsung, kira kira seperti ini:

  • Entry Level : Galaxy Y dan Galaxy Star
  • Mid Level : Galaxy Grand, Galaxy Mega, dan Galaxy Ex. Galaxy Tab (tablet)
  • Flagship : Galaxy Sx, Galaxy Ax, dan Galaxy Note x. Galaxy S (tablet)

3. Sony

Sony-logo

Smartphone Sony terkenal dengan seri Xperia untuk seri smartphone nya. Dari segi penamaan, Sony menggunakan hal yang simpel yaitu menggunakan abjad. Untuk seri entry level dimulai dengan huruf Ex, sementara untuk seri flagship dimulai dengan huruf Zx. Sementara untuk seri menengah terdapat model Mx dan model T. Seperti biasanya, setiap huruf menandakan spesifikasi dan fitur yang berbeda beda.

maxresdefault

Selain itu, Sony kadang menambahkan keterangan lain selain huruf model dan angka, misalnya Dual untuk menunjukkan Dual SIM dan Aqua untuk menunjukkan ketahanan terhadap air. Walaupun tidak semuanya, karena untuk Xperia seri Z dari seri awal sudah tahan air, debu, dan goncangan. Belakangan Sony mencoba melakukan penambahan line up seperti pada seri Z3 terbaru, dimana ada juga seri Z3 compat dan Z3 Tablet. Hal ini rasanya diperlukan untuk mempermudah konsumen untuk memilih produk yang mereka inginkan.

gsmarena_001
Sony Experia Z3 Series

Jadi, untuk Smartphone Sony, kelasnya seperti ini:

  • Entry Level : Xperia Ex
  • Mid Level : Experia Tx dan Experia Mx
  • Flagship : Experia Zx

Bersambung ke part 2