[HOW TO] Menyembunyikan SSID WiFi

Selamat siang!

Pasti udah banyak yang punya ini donk

Modem Mobile Wifi (Mifi) Bolt yang belakangan lagi booming karena harganya yang murah dan kuota besar. Nah, untuk info Bolt mungkin udah bisa dapetin dimana mana, sekarang gw mau kasih tau cara untuk sembunyiin SSID Wifi nya Bolt yang kita punya.

Step stepnya sebagai berikut:
1. Connect ke Mifi Bolt

2. Buka browser, masuk ke halaman admin Bolt
Ketik di alamat browsernya: 192.168.1.1, kalo ditanya passwordnya: root
Berikut screenshotnya:

Disini kita bisa melihat kuatnya sinyal operator, banyaknya devices yang terkoneksi ke modem, dan status batere

Tampilan setelah login

Disini kita bisa melihat kecepatan modem, uptime (lama waktu modem menyala), remaining kuota. Untuk kuota, datanya belum tentu bener, lebih baik langsung cek ke website Boltnya.

3. Pilih tab Settings

– Broadcast Network Name (SSID) : Untuk menyembunyikan nama WiFi kita, silahkan klik Disable. Settingan awal pastinya Enable sehingga kita bisa melihat nama Wifi kita, ketika disembunyikan, kita harus mengetik manual (stepnya setelah ini)
– Network Name : Nama Wifi kita, defaultnya kan Bolt Super Wifi, nah kita bisa ganti nama ini sesuai dengan keinginan kita.
– Security Mode : By default pake WPA-PSK2, ga usah diganti, karena ini security paling umum yang dipake.
– Wifi Password : Defaultnya kan ditulis di dalem modem Bolt kita, sebaiknya sih diganti aja supaya ga gampang dihack orang, karena password wifi Bolt ini sudah ada patternnya
– Change Admin Password : Disable aja

Setelah melakukan perubahan, klik Apply, biasanya Modem akan restart, jadi tunggu aja.

4. Di sebelah kanan ada tab Device Settings, pilih Powe Save

Nah, untuk menghemat batere, pilih Short Wifi range. Pengalaman gw dengan pilihan ini Mifi bisa bertahan dari jam 9 pagi sampe jam 5 sore. Tapi memang jangkauan sinyalnya akan lebih kecil dibandingkan dengan pilihan Long Range, kalo memang cuman digunakan untuk gadget pribadi sih sebaiknya pilih Short Range.

Setelah melakukan perubahan, klik Apply, biasanya Modem akan restart, jadi tunggu aja.

5. Connect ke modem Wifi yang disembunyikan.
Wifi yang disembunyikan biasanya tidak terlihat di Gadget, untuk itu, kita mesti menambahkan sendiri.
Kalo di PC, biasanya akan ada pilihan Hidden Network, berikut tampilannya.

Pilih Hidden Network

Masukkan nama Wifi nya

Klik Next, masukkan Password Wifinya

Supaya ga usah masukkin nama dan password lagi, centang tab Connect Automatically

Jadinya, setiap nyalain modem, Laptop akan otomatis terkoneksi dengan modem Wifi, tapi nama modem Wifi tersebut tidak akan terdeteksi oleh devices lain.

Kalo di iOS sebagai berikut.
Masuk ke bagian Settings – Wifi. Karena ga terlihat, pilih Other

Setelah itu, masukkan nama Wifi yang disembunyikan tadi

Karena tadi modem di Password, masuk ke Security dan pilih WPA2.

Setelah itu masukkan Password

Setelah terkoneksi, iOS akan menyimpan data tersebut. Jadi ketika modem Bolt kita nyala, iPhone atau iPad kita akan otomatis terkoneksi ke modem tersebut tanpa melakukan login.

Untuk Android.
Secara garis besar, caranya hampir sama.

Di Settings РWifi РPilih tanda +

Masukkan nama Wifi, pilih Security mode WPA2-PSK, dan masukkan Password

Lalu klik Save

Setelahnya, ga perlu memasukkan data data itu lagi, cukup menyalakan Wifi di modem dan gadget, mereka akan terkoneksi secara otomatis tanpa diketahui orang lain.

Sekian share dari gw, semoga membantu.
Balik kerja lagi

Regards,
Topiq

Advertisements

[REVIEW] Sony Vaio Pro 13"

Selamat malam minggu!

Semenjak keluarnya Macbook Air, semua produsen berusaha keras untuk menyamai ketipisan laptop ini. Tapi sampe sekarang, yang gw liat, belom ada yang bisa nyamain baik itu dari segi tipis ataupun desain. Macbook Air memang ga se powerful Macbook Pro, karena emang penggunaannya ditujukan untuk travel warrio, orang yang sering bekerja sambil bepergian. Nah, pas gw liat Vaio Pro ini, gw pikir, ini merupakan penantang terberat Macbook Air.

Keluarnya Macbook Air memaksa Intel untuk memasarkan satu jenis laptop lagi, setelah sebelumnya ada notebook, desktop replacement, dan netbook, kini ada jenis baru dalam kelas komputer jinjing, Ultrabook. Istilah ini mulai keluar seiring banyaknya laptop tipis yang dikeluarkan berbagai macam merk untuk menyamai Macbook Air. Mereka bisa buat laptop tipis, tapi sayang environment OS X yang lebih advance membuat laptop tersebut tidak bisa bertahan lama dari segi penggunaan. Intel akhirnya mengeluarkan generasi prosesor Core yang lebih hemat energi, dengan teknologi Turbo Boost, prosesor Intel dapat bekerja sesuai dengan keperluan. Bahkan apabila diperlukan prosesor ini dapat bekerja hingga dua kali lipat dari kecepatan standar.

Oke, cukup sejarahnya, sekarang gw pengen bahas Sony Vaio Pro 13″ Touch ini.

Sebelum berbicara lebih lanjut, mari kita liat speknya

klik gambar untuk memperbesar

Vaio Pro ditenagai oleh prosesor terbaru Intel Core i5. Prosesor generasi ke empat dari teknologi Core Intel dengan code name Haswell. Dengan kecepatan minimum 1,6GHz, prosesor ini dapat meningkatkan kecepatan hingga 2,6GHz apabila diperlukan. Prosesor ini merupakan yang terbaru dari Intel, menjanjikan penghematan listrik hingga 40%. Dengan memori 4GB, tidak dapat ditingkatkan, laptop ini terasa sangat cepat dalam penggunaannya. Ditambah lagi penggunaan SSD 128GB dengan standar PCIe terbaru, yang berdasarkan tes mempunyai kecepatan baca hingga 1GBps, sangat cepat. Sebagai gambaran, untuk start up windows 8 mulai dari kita memencet tombol power sampe ke home hanya membutuhkan waktu 10 detik, atau kurang, hampir always on.

Setelah itu, layar Full HD dengan resolusi 1920 x 1080p dijamin bikin mata kita seger ngeliatnya. Layar ini juga sudah touchscreen sehingga sangat cocok digunakan dengan interface baru Windows 8. Port yang ada di sekeliling laptop ini ga banyak, di sebelah kanan ada port HDMI, 2 port USB 3.0, port headphone, dan juga slot untuk membaca SD Card. Di sebelah kiri terdapat port untuk charger setara keluaran untuk panas dari dalam laptop.

Selain bentuknya yang keren, didominasi alumunium dengan bahan karbon, laptop ini juga sangat ringan, terlalu ringan malah. Walaupun belum sempat timbang sendiri, klaim dari Sony laptop ini beratnya hanya 1KG. Sebagai perbandingan, Macbook Air 13″ beratnya kira kira 1,5KG, jadi ini lebih ringan.

Kesan pertama menggunakan laptop ini, sangat gegas dalam membuka aplikasi. Selain itu, layarnya yang Full HD dan berteknologi Triluminous Display (seperti yang ada di TV Sony), memberikan kualitas yang sangat mengagumkan. Warna yang dikeluarkan terasa pas dan vivid. resolusi Full HD membuat kita nyaman saat menyaksikan film dengan resolusi tersebut. Ditambah teknologi X-Reality yang akan menyala apabila laptop terhubung dengan charger, membuat gw merasa ini layar yang sangat nyaman untuk digunakan.

Keyboard dari laptop ini juga dilengkapi dengan backlight yang akan menyala sesuai keperluan, biasanya ketika ruangan berubah menjadi lebih gelap atau sesuai dengan settingan. Touchpad dilengkapi dengan multitouch sehingga bisa menerima input dengan dua atau tiga jari. Di touchpad ini juga terdapat sensor NFC (Near Field Communication) yang berguna untuk berbagi file ataupun informasi dengan perangkat lain yang mempunyai NFC.

Penggunaan batere diklaim bisa bertahan hingga 7 jam pemakaian dalam sekali charge. Yang gw rasain memang ga jauh dari itu, bisa sampe 6 jam apabila dipakai dari 100%. Tadi sempet gw coba nonton film Full HD, Fast 6, dengan brightness 100% selama 2 jam lebih menghabiskan sekitar 50% dari kapasitas batere. Dibandingkan Macbook Air terbaru memang masih kalah, tapi mengingat laptop ini menggunakan Windows, hal ini bisa diacungi dua jempol. Paling engga, untuk pemakaian sehari hari, laptop ini sanggup dipakai setengah hari tanpa harus di charge.

Kesimpulannya, laptop ini sangat cocok untuk dibawa sambil bekerja diluar kantor. Ringan, batere tahan lama namun tidak mengorbankan performa. Memang harddisk yang didapat hanya 100an GB, namun ini cukup apabila untuk menyimpan file pekerjaan, dan beberapa album lagu, serta beberapa film HD. Harganya hampir sama dengan Macbook Air, untuk yang males belajar Mac OS tapi pingin punya laptop yang tipis dan ringan, ini merupakan pilihan yang tepat.

Semoga membantu

Best Regards
Topiq