[RUMOR] Lenovo Vibe Z3 Pro

Halo

Ambisi Lenovo sebagai produsen smartphone di dunia nampaknya semakin terasa sekarang ini. Setelah tahun lalu membeli Motorola Mobility dari Google, Lenovo langsung tancap gas dengan meluncurkan produk produk yang variatif ke pasaran. Untuk seri smartphone saat ini diwakili Vibe X dan Vibe Z, sementara untuk tablet terdapat Lenovo Yoga. Tablet Yoga terbaru bahkan memiliki proyektor terintegrasi sehingga kita bisa menampilkan layar smartphone kita ke dinding. Pun dengan Motorola yang saat ini mengeluarkan seri Moto E, Moto G, Moto X, dan yang terbaru Nexus 6.

Lenovo-Acquired-Motorola

Mungkin tidak banyak orang yang tahu seri smartphone Lenovo. Yang jelas mereka mempunyai 2 seri teratas yang ditujukkan untuk kelas yang berbeda. Untuk kelas menengah, Lenovo memiliki seri Vibe X2 yang tidak hanya menarik dari sisi tampilan, namun juga memiliki spesifikasi hardware tinggi. Untuk flagship, saat ini Lenovo Vibe Z2 merupakan smartphone dengan fitur terlengkap dengan keunggulan terdapat pada kameranya yang memiliki resolusi 16MP dengan Optical Image Stabilization, dual LED flash, dan kemampuan untuk merekam video 4K (3840x2160p).

Nampaknya Lenovo sudah tidak sabar, Vibe Z2 Pro baru diluncurkan September 2014, kali ini mereka sudah menyiapkan penerusnya Lenovo Vibe Z3 Pro. Hal ini terungkap dari beberapa foto yang menunjukkan secara cukup jelas bentuk dan tampilan dari flagship terbaru Lenovo ini. Bahkan, tanggal peluncuran pun diperkirakan bersamaan dengan flagship lainnya yaitu pada acara Mobile World Congress 2015 bulan Maret mendatang. Bila dilihat dari gambar yang beredar, sepertinya flagship ini cukup menjanjikan.

150203-lenovo-vibe-z3-pro-03

Dapat kita lihat pada bagian depan Lenovo kembali menyematkan layar sebesar 5,5″, sama seperti generasi pertama Vibe Z. Namun apabila melihat perkembangan teknologi layar smartphone belakangan ini, kemungkinan besar Lenovo akan menggunakan resolusi QHD (2160x1440p) pada layar Vibe Z3 Pro. Resolusi tersebut telah digunakan pada seri Vibe Z2 Pro, bedanya, pada seri tersebut ukuran layar 6″.

150203-lenovo-vibe-z3-pro-02

Pada bagian belakang, kita bisa melihat desain Lenovo ini menyerupai sebuah kamera kompak yang siap untuk mengambil gambar. Dimana penempatan logo Lenovo pun ditaruh segaris dengan kamera, logo tersebut biasanya terdapat di bagian tengah. Kita juga bisa lihat LED Flash yang dipergunakan sedikit berbeda dibandingkan biasanya, terdapat 2 garis yang membagi Flash ini menjadi 3 bagian. Ada kemungkinan Vibe Z3 Pro menggunakan tri-colour LED flash, ditambah fitur Laser Auto Focus. Belum ada informasi mengenai kemungkinan upgrade kamera dari sebelumnya 16MP pada seri terbaru ini.

150203-lenovo-vibe-z3-pro-04

Spesifikasi internal, Lenovo kemungkinan besar akan menggunakan prosesor terbaru Qualcomm Octa-Core Snapdragon 810. Lenovo memang terbiasa membenamkan seri tertinggi pada flagshipnya, seperti Snapdragon 800 pada Vibe Z dan Snapdragon 801 pada seri Vibe Z2 Pro. Dukungan proses komputasi 64-bit membuat Lenovo tidak mubazir apabila memasang RAM 4GB ke dalam smartphone ini. Google pun melalui Android Lollipop akan siap untuk mendukung 64-bit. Seri Lenovo Vibe Z tidak pernah memberikan slot MicroSD, oleh karena itu, Lenovo kemungkinan akan memberikan ruang penyimpanan yang cukup lapang hingga 64GB. Spesifikasi yang tinggi ini akan ditopang dengan baterei ukuran cukup besar 3400mAH.

Langkah Lenovo meluncurkan flagship pada Mobile World Congress 2015 mendatang patut diacungi jempol. Karena dengan begitu konsumen bisa dengan mudah membandingkan satu flagship dengan yang lainnya. Samsung sudah konfirmasi akan meluncurkan Galaxy S6, HTC pun sepertinya tak mau kalah akan meluncurkan HTC One M9, serta phablet Desire A55 (sebelumnya sempat disebut HTC One M9 Plus). Bulan Maret 2015 ini memang patut dinanti.

Regards,

Taufiqul

Advertisements

[RUMOR] Samsung Galaxy S6 dan Samsung Galaxy S Edge

Halo

Peluncuran seri flagship pada setiap produsen smartphone merupakan hal yang paling menarik untuk ditunggu. Karena di seri flagship biasanya setiap produsen memamerkan kelebihan dari produk buatannya. Seri flagship biasanya diisi dengan desain terbaru dan fitur paling mutakhir. Di tahun ini, ada beberapa flagship yang akan ditunggu, yaitu Samsung Galaxy S6. Bulan Maret 2015 akan menjadi bulan yang paling ditunggu oleh penikmat gadget di dunia, selain HTC, Samsung dikabarkan juga akan menampilkan seri terbaru Galaxy S6. Teaser dari kemunculan Galaxy S6 sudah disebarkan di dunia maya. Terdapat siluet dari smartphone terbaru Samsung tersebut, siluet yang kini menjadi pembicaraan banyak orang.

samsung-edge-teaser-710x472
Teaser Samsung Galaxy S6

Galaxy S6 atau Galaxy S Edge? atau keduanya?

Melihat teaser yang tersebar, kita akan langsung membandingkan tampilan siluet yang ada dengan seri Galaxy Note Edge. Terdapat sudut yang melengkung di ujungnya. Hal ini membuat kita berspekulasi apakah Samsung akan merubah secara keselurhan desain Galaxy S series dengan menambahkan lengkungan, atau ini merupakan seri tambahan dari Galaxy S. Apapun yang diluncurkan Samsung pada 1 Maret nanti, semoga terdapat perubahan pada bahan pembuatannya yang biasanya menggunakan plastik. Meskipun belum terbukti dari sisi penjualan, kemunculan seri Galaxy A dengan body metal memberikan kesan eksklusif dan elegan pada smartphone. Amat disayangkan apabila hal tersebut tidak ditambahkan pada seri flagship ini.

gs6-note-edge-710x372

Tidak lengkap rasanya apabila membahas flagship hanya di bagian “luarnya” saja, tentu bagian dalam juga sangat menarik. Desember 2014 lalu muncul kabar bahwa Galaxy S6 akan menggunakan layar QHD (2560x1440p) dengan ukuran 5,5″. Namun semakin dekat waktu peluncuran, rumor tersebut tergantikan, beberapa situs gadget memperkirakan Galaxy S6 akan menggunakan layar 5″, lebih kecil 0,1″ dibandingkan Galaxy S5. Hal ini dikuatkan dengan adanya dokumen impor di India yang menuliskan sebuah smartphone Samsung model SM-G920V yang diperkirakan testing unit untuk Galaxy S6. Sebagai informasi, Samsung Galaxy S5 mempunyai nomor model SM-G900H.

gsmarena_001

Prosesor yang digunakan pun tadinya dirumorkan menggunakan seri Snapdragon terbaru 810. CEO Qualcomm menyatakan ada sebuah flagship yang tidak akan menggunakan Snapdragon 810, tanpa menyebutkan Galaxy S6. Namun apabila kita teliti lagi, produsen smartphone yang memproduksi prosesornya sendiri tidak banyak, hanya Huawei denga prosesor Kirin nya dan Samsung dengan prosesor Exynos nya. Saat ini, kemungkinan besar Samsung akan menggunakan seri terbaru dari prosesor Exynos seri 7420. Prosesor ini mempunyai 8 inti yang terdiri dari 4 core Cortex A57 dan 4 core Cortex A53. Belum diketahui kecepatan prosesor tersebut, namun pada sebuah benchmark yang diperkirakan merupakan Galaxy S6 terdapat kecepatan prosesor ini yaitu 1,5GHz. Kecepatan ini diperkirakan merupakan kecepatan dari bagian Cortex A53.

gsmarena_002

Prosesor Exynos 7420 yang akan dipergunakan Galaxy S6 diproduksi dengan fabrikasi terbaru 14nm, yang berarti semakin banyak transistor yang dapat ditanamkan pada inti prosesornya. Selain itu, prosesor juga lebih hemat daya. Dukungan 64-bit juga sepertinya ditanamkan pada prosesor ini. Untuk RAM, kemungkinan minimal akan menggunakan 3GB. Kamera yang ditanamkan akan mengalami peningkatan dengan sensor sebesar 20MP. Sementara untuk kamera depan juga akan meningkat menjadi 5MP. Ketika diluncurkan nanti, Galaxy S6 akan langsung menggunakan Android seri tebaru Lollipop (5.0).

Jadi, bagi yang berencana untuk membeli smartphone dalam waktu dekat ini, mungkin ada baiknya untuk bisa bersabar hingga awal bulan depan. Karena tidak hanya Samsung, HTC juga akan meluncurkan seri flagship nya HTC One M9. Juga tidak tertutup kemungkinan Sony akan mengupgrade seri flagship Xperia terbaru, Z4.

Regards

Taufiqul

[HOW TO] WhatsApp via PC

Halo

Layanan pengiriman pesan di telepon seluler yang awalnya menggunakan SMS (Short Messaging Services) makin ditinggalkan seiring dengan pertumbuhan layanan data. Pengiriman pesan melalui paket data dinilai lebih murah, bahkan gratis, bergantung pada paket yang digunakan. Pengiriman pesan melalui layanan data pertama kali dipopulerkan oleh Blackberry melalui layanan Blackberry Messengger. Hingga saat ini, terdapat puluhan aplikasi pengiriman pesan yang bisa dipasang di smartphone kita.

blackberry-messenger-logo

Salah satu aplikasi yang cukup populer adalah WhatsApp. Aplikasi ini menjadi cepat populer karena tampilannya yang simpel dan minimalis serta penggunaan yang sangat mudah. Pada aplikasi lain, kita diharuskan untuk melakukan penambahan contact dengan menukarkan PIN, ID, alamat email, atau yang lainnya. Sementara dengan WhatsApp, kita cukup menyimpan nama dan nomor telpon di contact smartphone kita, nantinya aplikasi ini akan mendeteksi contacts mana yang menggunakan aplikasi WhatsApp kita dan menambahkan otomatis ke contact WhatsApps.

Apps

Saat ini, Whatsapp kian berkembang, kita dapat mengirimkan foto, video, audio, lokasi, contacts, melalui aplikasi WhatsApp. Terdapat lebih dari 500 juta pengguna WhatsApp yang setiap harinya mengirimkan 700 juta foto dan 100 juta video melalui aplikasi ini. Group yang tadinya hanya bisa diisi 30 orang, kini berkembang menjadi 100 orang. Di tahun 2015 ini, WhatsApp memperkenalkan layanan terbarunya yaitu WhatsApp Web.

home

WhatsApp Web merupakan layanan tambahan dimana pengguna WhatsApp bisa mengirimkan pesan melalui PC ataupun Laptopnya dengan menggunakan browser Google Chrome. Untuk saat ini memang hanya Google Chrome yang mendukung, apabila kita membuka alamat web.whatsapp.com pada browser lain, maka akan muncul permintaan untuk mendownload Chrome. Untuk dapat menggunakan WhatsApp melalui PC, kita perlu menyiapkan beberapa hal, yaitu:

  1. PC dengan koneksi internet
  2. Browser Google Chrome
  3. Smartphone dengan aplikasi WhatsApp terbaru
  4. OS yang saat ini didukung: Android, Blackberry, Nokia S60 dan S40, serta Windows Phone

temp1386979379

Hal pertama yang kita lakukan adalah dengan mengunjungi alamat web.whatsapp.com pada browser Google Chrome kita. Nantinya, kita akan diminta untuk melakukan scan barcode yang ada pada halaman web tersebut. Setelah melakukan scanning barcode, kita akan masuk ke halaman home WhatsApp. Disini kita bisa melihat list chat kita yang sama dengan di smartphone kita. Namun yang perlu kita perhatikan, smartphone yang digunakan harus tetap terkoneksi dengan internet. Apabila koneksi terputus, maka pesan yang kita kirimkan melalui web tidak akan sampai. Pesan tersebut akan dikirimkan kembali saat smartphone kita terhubung dengan internet.

home 2

Untuk fitur yang ada di aplikasi web memang tidak selengkap di smartphone, kita hanya bisa mengirimkan gambar dan suara pada aplikasi web. Tapi fitur ini dinilai cukup karena kita tidak menggunakan aplikasi web dalam waktu yang cukup lama. Paling tidak, kita bisa mengurangi distraksi saat melakukan pekerjaan lain. Lagipula, mengetik melalui keyboard PC ataupun laptop jauh lebih mudah daripada melalui smartphone. Walaupun di satu sisi untuk memasukkan emoticon kadang lebih ribet.

temp1922680907

Sebagai fitur tambahan, WhatsApp Web merupakan hal yang menarik. Terlebih bagi kita yang pada jam kerja lebih sering di depan komputer dibandingkan di lapangan. Kita bisa tetap terkoneksi tanpa perlu mengalihkan pandangan dari depan layar. Pengiriman pesan pun lebih cepat karena kita bisa langsung mengetik dengan kesepuluh jari kita. Satu hal yang cukup disayangkan layanan ini belum mendukung pengguna iPhone. WhatsApp mengungkapkan hal ini terkait dengan limitasi platform dari Apple. Semoga ke depannya pengguna iPhone juga bisa menggunakan WhatsApp Web.

Regards

Taufiqul

[REVIEW] Meet Pebble!

Selamat siang!

Meet Pebble!

Apaan sih Pebble? Jam tangan

Jam tangan apa? Jam tangan digital

Bedanya apa dengan jam digital yang lain? Gambar jamnya bisa dirubah

Kayak iPod Nano gitu? Iya, semacam itu

Terus apalagi? Bisa konek ke smartphone

Kayak Galaxy Gear gitu? Iya, semacam itu

Bedanya apa sama Galaxy Gear? Lebih murah

Terus? Lebih ringan

Terus? Bisa konek ke semua hp Android (OS 2.3 keatas) dan iOS (OS 5 keatas)

Terus? Tahan air sampe sampe tekanan 5ATM atau sekitar 50 meter

Terus? Baterenya tahan seminggu sekali charge, Gear cuman sehari

Terus? Layarnya pake e-ink (kayak Kindle) jadi hemat energi dan mudah dibaca dibawah cahaya

Terus? Talinya juga bisa diganti ganti kalo misalnya bosen

Terus? Bisa install aplikasi juga, bahkan mau ada Pebble App store

Itu maksudnya bisa nyambung ke handphone apa? Iya, Pebble ini masuk kategori Wearable Tech, bagian Smartwatch. Nah, dengan menyambungkan Pebble ke Smartphone, maka kita ga usah lagi terus terusan ngeliatin layar hape kalo misalnya hape kita bunyi. Jadi semua notif akan diteruskan ke Pebble, nah abis itu ya terserah kita, kalo penting ya kita bales, kalo engga ya dibiarin aja.

Notif aja? ga bisa bales? Ya engga, karena emang tujuannya minimalisir interaksi kita dengan handpone. Kenapa diminimalisirin? ya biar ga tiap saat liat hape mulu, coba misalnya kita lagi meetingg, trus hape kita masuk sms atau email, kita mesti buka gitu kan ga enak sama yang lain, mending cukup liat Pebble, kalo penting baru kita buka.

Kalo ada yang nelpon gimana? Kita bisa milih mau diangkat atau di reject. Kalo diangkat kita mesti ngeluarin hapenya.

Ga bisa nelpon di jam nya kayak Gear? Engga lah, Pebble ga dilengkapin dengan mic atau speaker, lagian lo jelek kalo kalo nelpon pake jam.

Bisa moto ga? Pebble ga ada kameranya, jadi ga bisa moto, tapi kalo untuk jadi trigger aja sih bisa.

Ga puas, apalagi kelebihannya? Pebble bisa nyambung dengan aplikasi third party lain, misalnya kayak runkeeper. Jadi pas kita lari, hape taro kantong aja trus kita cukup liat jam untuk tau waktu, jarak dan pace kita. Nah, Pebble ini juga aplikasinya terbuka untuk developer, jadi siapa aja bisa bikin aplikasi untuk Pebble, nanti sih kemungkinan akan lebih banyak lagi aplikasi yang masuk ke Pebble. Oia, secara default juga Pebble bisa digunakan untuk kontrol musik, untuk next sama back plus pause.

Konek pake hape dengan apa? Wifi? Engga, pakenya bluetooth.

Hah? Bluetooth? Jadul donk ya? Hmm teknologi bluetooth saat ini udah cukup berkembang. Yang ada di Peeble ini sama dengan yang ada Galaxy Gear, iPhone 4S keatas, dan hape Android diatas 5jt an yaitu Bluetooth versi 4.0 Low Energy. Jadi ga akan bikin boros batere secara signnifikan.

Oooh gitu, oia, notif yang masuk bisa apa aja? Ya semuanya, apapun notifikasi yang ada di iPhone, asal di setting Banner di notification center akan di push ke Pebble. Telpon masuk, SMS, email, Whatsapp, BBM, Line, Path, Instagram, Twitter, Facebook, Linkedin, hampir semuanya akan di push ke Pebble.

Hmm… Berapaan harganya? Per hari ini, 28 Desember 2013, lagi ada promo diskon US$20. Harga aslinya sih US$ 150, jadi kalo promo ini ya US$ 130, free delivery worldwide.

Murah amat, pasti nyampe ga tuh? Pasti kok, nanti pas sampe sini tinggal bayar pajak masuknya aja sama Pak Pos, biasanya dia nelpon ke rumah kita dulu sih.

Mahal ga pajaknya? Variatif sih, tergantung mood orang pajaknya juga, standarnya sih sekitar Rp 200 – 300rb, tapi baca baca di internet ada juga yang dikenai sampe Rp 600rb bahkan lebih.

Triknya gimana? Ambil yang free delivery aja, konon kalo pake DHL selain bayar ongkos kirim pajak masuknya lebih mahal dan ga bisa di nego.

Ada cara lain? Nitip beliin sama temen di Amrik, kalo ga salah udah dijual di AT&T Store dan Best Buy.

Cara lain? Beli ada sama seller seller di kaskus, mungkin harganya lebih mahal, bahkan ada yang jual sampe 3jt an, pinter pinternya kita aja nyari yang murah, standarnya sih antara 2 – 2,5jt. Kalo dapet dibawah itu sih udah murah.

Ada keluhan ga selama pake? So far belum ada sih, cuman emang yang patut diperhatiin charger Pebble itu khusus, ada magnetnya kayak charger Macbook, kalo beli lagi lumayan juga US$ 10, jadi jangan sampe ilang.

Nah, itu dia buat yang penasaran sama Pebble. Smartwatch yang diperkenalkan awal tahun lalu melalui website penggalangan dana, Kickstarter. Untuk yang mau tau project Pebble di kickstarter bisa klik link dibawah ini:

http://www.kickstarter.com/projects/597507018/pebble-e-paper-watch-for-iphone-and-android

Pebble salah satu proyek tersukses di kickstarter karena mampu mengumpulkan dana hingga US$ 10juta. Sampai saat ini udah terjual lebih dari 200rb unit di seluruh dunia. Pebble banyak disukai orang karena bentuknya yang sederhana tapi tetep canggih. Kalo cari review di Internet, banyak banget orang yang setelah pake Pebble ga mau ganti jam tangan lagi.

Gw juga baru dapet Pebble beberapa hari yang lalu, dan sampe sekarang ini gw sangat puas. Apalagi gw sering bawa motor jadi pake Pebble berguna banget, karena biasanya hape gw taro di bagasi atau kantong, gw masih tetep dapet notifikasi via Pebble ini. Kalo ada lebih dari satu, ntar tinggal gw scrool aja pas di lampu merah. Rencanya sih kalo udah agak lama nanti gw mau ganti talinya yang agak cakepan, tapi untuk sekarang cukup lah. Besok mau coba main air ah, hehe

Mudah mudahan mencerahkan.

Ini beberapa Video tentang Pebble:

//player.vimeo.com/video/78704821?loop=1
Pebble iOS Notifications
from Pebble Technology on Vimeo.

Regards,
Topiq