[SHARE] WiFi Extender: Memperluas Jangkauan WiFi di Rumah

Halo

Kali ini gw akan berbagi tips tentang WiFi Extender. Belakangan mungkin WiFi di rumah sudah merupakan hal yang biasa. Terutama untuk rumah yang sudah berlangganan internet kabel, beberapa provider sudah membundling modem dengan router WiFi. Namun, seperti yang kita ketahui, router memancarkan sinyal yang terbatas, sehingga terkadang ada bagian di rumah kita yang tidak terjangkau sinyal WiFi.

EW-7438RPn_appl_2 (1)

Kadang, walaupun mendapatkan sinyal WiFi, tapi sinyalnya terlalu kecil sehingga kecepatan internet tidak sesuai dengan seharusnya. Misalnya, kita berlangganan internet dengan kecepatan 10MBps, namun karena sinyal WiFi yang didapatkan hanya sedikit, misal 2 bar, kemungkinan besar kecepatan yang didapatkan tidak maksimal, bisa jadi hanya setengah dari seharusnya.

Untuk mensiasati masalah ini, kita bisa menambahkan router WiFi lain yang dapat dengan mudah kita sambungkan dengan sinyal WiFi yang sudah ada. Namun, ada halnya router WiFi baru tersebut agak sulit disambungkan, bahkan ada yang hanya bisa terkoneksi menggunakan kabel. Oleh karena itu, solusi yang paling mudah adalah membeli WiFi Extender.

Di pasaran, banyak produk yang dijual, perbedaan antara satu dengan yang lainnya biasanya berupa kekuatan pancar sinyal dan kecepatan akses. Beberapa Extender mempunyai kekuatan hingga 150MBps, yang lainnya bisa 300MBps, sedangkan seri High End biasanya mempunyai fitur dual band. Harga dari produk ini berkisar antara Rp 250 – Rp 500 ribu rupiah.

Berikut merupakan bagan dari penggunaan WiFi Extender

Dapat kita lihat di gamba diatas, bahwa router utama terdapat di lantai 2 sebelah kiri, sinyal berwarna biru. Dengan menambahkan WiFi Extender, ruangan di bagian kanan yang tadinya hanya mendapatkan sedikit sinyal bisa mendapatkan sinyal WiFi. Bahkan, di bagian bawah rumah juga bisa mendapatkan sinyal. Keuntungan lain menggunakan WiFi Extender kita tidak perlu melakukan login lagi karena nama dari router kedua mengikuti dari router utama, juga termasuk passwordnya. Jadi apabila kita berpindah ruangan, kita tidak akan merasakan perbedaan penggunaan router, namun sinyal yang akan lebih kuat daripada sebelumnya.

Untuk melakukan koneksi dengan router utama, kita cukup menekan tombol WPS yang biasanya ada di router terbaru saat ini. Dengan menekan WPS di router utama dan router kedua, kita akan dapat dengan mudah menyambungkan kedua router tersebut. Setelah tersambung, biasanya terdapat tanda pada router kedua apabila sudah berfungsi sebagai Extender, hal lain yang kita lakukan adalah menempatkan router kedua di tempat yang sesuai.

Jadi, stepnya sebagai berikut:

  1. Beli WiFi Extender
    • Bergantung pada kebutuhan, biasanya semakin mahal fiturnya semakin lengkap dan sinyal yang dipancarkan semakin kuat. Sekedar saran, walaupun bentuknya kurang menarik, WiFi Extender dengan antena external biasanya memancarkan sinyal yang lebih kuat dibandingkan Extender dengan antena internal.
  2. Sambungkan WiFi Extender ke router utama
    • Cara yang paling mudah adalah menggunakan WPS. Tekan tombol WPS yang ada di router utama, lalu lanjutkan dengan menekan tombol WPS di Extender. Dengan begitu, kita tidak perlu repot memasukkan password ke dalam Extender. Selain itu, setting yang ada di Extender akan mengikuti router utama, baik nama maupun passwordnya.
  3. Pilih tempat yang sesuai untuk Extender tersebut
    • Posisi menentukan prestasi. Hal ini juga terjadi, salah penempatan Extender bisa membuat produk tersebut menjadi tidak berguna. Ada baiknya kita mencoba di beberapa tempat sekaligus. Oia, setelah terkoneksi dengan router utama, WiFi Extender hanya membutuhkan stop kontak listrik untuk bisa bekerja. Jadi kita tinggal mencari posisi yang tepat dimana Extender tersebut masih mendapatkan sinyal dari router utama.

WiFi Extender sangat cocok digunakan untuk rumah dengan lebih dari 1 lantai ataupun rumah dengan ukuran luas.

Berikut contoh dari WiFi Extender yang beredar di pasaran.

Semoga berguna

Regards

Taufiqul

Advertisements

Selamat Datang Internet Super Cepat 4G LTE!

Halo!

bolt4g

Pasti udah ga asing lagi donk ketika mendengar istilah 4G. 4G merupakan generasi terbaru dari standar kecepatan internet mobile. Kalo mau dirunut lagi, perkembangan standar komunikasi mobile, seperti ini:

  1. 1G. Teknologi yang ada di tahun 1980an, ya kita juga belum lahir. Kalo masih pernah denger namanya NMT
  2. 2G. Ini teknologi yang cukup terkenal. Bisa dibagi antara GSM dan CDMA, keduanya kita pasti pernah ngerasain ya. Nah, di jaman ini, kita ga cuman sekedar bisa untuk menelpon (voice) tapi juga udah bisa SMS an. Dari sini juga terdapat masa transisi, di masa ini diperkenalkan internet mobile. Masa transisi yang pertama yaitu 2,5G, internet dengan standard GPRS. Setelah itu dilanjutkan 2,75G, yang mungkin kita pernah merasakan waktu booming blackberry yaitu EDGE.
  3. 3G. Setelah diperkenalkan awal tahun 2000an, di Indonesia teknologi ini diperkenalkan sekitar tahun 2008. Dimana pada waktu itu layanan yang diunggulkan adalah video call. Ya, video call dimungkinkan karena kecepatan internet 3G hampir 2x lipat dibandingkan 2G. Selain itu, pada teknologi 3G, terdapat pemisahan antara data dan suara. Di masa ini kita merasakan perkembangan internet yang signifikan dan perubahan kebiasaan dari internet di pc menjadi perangkat mobile. Kecepatan meningkat sangat signifikan, di awal perkenalannya teknologi 3G menjanjikan kecepatan 384 Kbps terus meningkat hingga saat ini bisa mencapai 54Mbps (DC-HSDPA).
  4. 4G. Internet dengan kecepatan tinggi ini menjanjikan koneksi pada kondisi diam hingga 1Gbps sementara apabila bergerak dapat mencapai 100Mbps.

Setelah dikomersialkan oleh Bolt, di akhir tahun 2014 ini giliran operator selular yang memperkenalkan teknologi 4G. Alasan dari terlambatnya penerapan 4G pada operator selular adalah adanya pengaturan kembali frekuensi selular. Hal ini yang menyebabkan beberapa operator tumbang, sementara operator lain dicaplok oleh sesamanya.

XL_Banner_4G_110913_SESOTH

XL 4G LTE

XL merupakan operator seluler pertama yang menyediakan trial untuk teknologi 4G LTE pada konsumen. Diluncurkan di pusat perbelanjaan, konsumen bisa mencoba kecepatan internet 4G XL dengan mendapatkan SIM card baru. Kecepatan yang ditawarkan XL cukup tinggi hingga mencapai 100Mbps. Pada beberapa percobaan, kecepatan internet 4G XL dapat stabil pada 30 – 35an Mbps.

Kecepatan internet 4G XL (image from okezone.com)
Kecepatan internet 4G XL (image from okezone.com)

Pada periode trial kali ini, frekuensi yang digunakan XL adalah 900Mhz. Jadi, hanya perangkat yang dilengkapi dengan frekeunsi tersebut bisa menggunakan jaringan XL 4G.

09484514G-LTE-Telkomsel780x390

Telkomsel 4G LTE

Telkomsel, yang pernah melakukan trial pada KTT APEC di Bali setahun yang lalu, awal Desember ini meluncurkan secara resmi layanan internet super cepat 4G. Sama dengan XL, frekuensi yang digunakan pada periode trial ini juga 900Mhz. Tahun depan, sesuai dengan ketentuan dari pemerintah, frekuensi yang akan digunakan oleh operator seluler untuk menggelar layanan 4G adalah 1800Mhz (sumber). Berbeda dengan XL yang memberikan kartu baru kepada pelanggannya, Telkomsel menyediakan penukaran SIM card lama dengan SIM card baru yang mendukung teknologi 4G. Penukaran SIM card diperlukan karena teknologi 4G memerlukan SIM card 128kb, sementara SIM card yang beredar saat ini berkisar antara 8 – 64KB.

Kecepatan internet 4G Telkomsel
Kecepatan internet 4G Telkomsel (image from kompas.com)

Telkomsel menjanjikan kecepatan internet hingga 35Mbps, dimana pada kenyataannya kecepatan yang didapatkan berkisar antara 10 – 20Mbps.

Bersiap untuk Internet Super Cepat 4G LTE!

Tahun depan, kita akan menikmati koneksi internet yang lebih cepat dari sebelumnya dengan teknologi 4G. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan perangkat yang sesuai dengan ketentuan pemerintah. Yang paling dasar pastinya mengenai frekuensi yang akan dipergunakan yaitu 1800Mhz. Karena, belum tentu device yang bisa kita gunakan saat ini bisa kita pakai saat migrasi nanti. Untuk itu, operator selular memberikan contoh beberapa device yang bisa menerima sinyal 4G. berikut beberapa contohnya.

contoh device

Jadi, buat kalian yang kebetulan ingin mengganti hapenya, jangan sampe salah, sayang kalo taun depan hape yang digunakan jadi obselete alias jadul.

Regards,

Taufiqul