[HOW TO] Tips Membeli iPhone 2nd

Halo

Per tahun 2015 ini, iPhone sudah memasuki generasi ke 9, jadi udah banyak banget variannya dan untuk beberapa model udah cukup terjangkau. Kali ini gw mau sharing tips gimana caranya beli iPhone 2nd yang aman dan nyaman. Langsung aja ya:

image-61907--86555

Tentukan Budget

Ini paling penting, kisarannya kayak gini nih:

  • iPhone 6    : Rp 7.5jt an (16GB)
  • iPhone 5S  : Rp 5jt an (16GB)
  • iPhone 5    : Rp 3jt an (16GB)
  • iPhone 4S  : Rp 2jt an (8GB)

Harga diatas cuman kisaran aja, bisa jadi lebih murah ataupun lebih mahal, tergantung kondisi unitnya juga. Oia, itu harga patokannya juga untuk kapasitas paling kecil, untuk kapasitas yang lebih tinggi biasanya berkisar antara Rp 500rb – Rp 1jt. Tapi namanya second hand, tergantung si penjual juga mau jualnya berapa. Untuk aksesoris, sebaiknya jangan dinilai terlalu tinggi, malah sebaiknya diitung bonus aja, kecuali yang merknya cukup mahal. Nah, kalo udah tau iPhone mana yang mau dibeli, langsung ke step berikutnya.

Utamakan Bertemu dengan Penjual (Cash On Delivery)

cod_logo

Namanya bekas dipake orang, ada baiknya kita liat langsung kondisi terakhirnya. Karena bisa timbul salah persepsi terutama pada penampilan iPhonenya. Misalnya, penjual bilang keadaan iPhone 80%, dent di beberapa sisi, plus kita dikasih foto. Nah, standar 80% yang diberikan penjual ini kan belum tentu sama dengan persepsi kita. Selain itu, dengan ketemuan kita bisa coba ataupun komplain langsung dengan penjual apabila iPhone yang akan kita beli tidak sesuai dengan deskripsi dari penjual. Daripada beli kucing dalam karung, mending liat langsung deh biar lebih tenang juga kan. Sebelum memutuskan untuk membeli, biasakan untuk mencari perbandingan harga, sekarang ini kan cukup mudah, banyak marketplace yang bisa kita cek harganya aja. Ketika cek harga, juga musti detail sampai kelengkapannya. Jangan sampai kita cek harga di penjual A yang fullset (lengkap dengan dus, handsfree, kabel data, charger) dengan harga unit batangan di penjual B, tentu aja beda. Jadi perhatikan kelengkapan penjualan ketika membandingkan harga satu dengan yang lain.

Yang harus diperiksa di iPhone 2nd

iphone-5s-sf

  • Hardware
    • Mesti dicek secara detail seluruh bagian iPhone, bodynya, kameranya. Coba test kamera, langsung aja ambil gambar atau video. Terus cek port headphone berfungsi atau engga. Tombol power dan home button masih oke atau engga, karena kalo ganti lumayan juga harganya. Dan paling penting cek port chargernya, kabelnya bisa nyala dan adapternya masih oke atau engga. Test juga sekalian telpon, speaker untuk telinga dan speakerphonenya nyala atau engga.

original

  • iCloud
    • Security iPhone termasuk cukup canggih semenjak ada iCloud. Orang lain udah pasti ga akan bisa gunain iPhone kita kalo iCloudnya lock. Maksudnya lock gimana? Jadi misalnya gw jual iPhone nih, pastinya kan login di icloudnya. Nah, gw lupa tuh untuk sign out dari account iCloudnya, otomatis iPhone itu ga akan bisa dipake. Kalaupun dicoba untuk restore software, iPhone akan meminta alamat email terakhir yang digunakan untuk iCloud, jadi kalo kita ga kenal sama yang jual, ya ga bisa dipake iPhonenya. Jadi jangan lupa cek ke Settings – iCloud dan pastikan ga ada alamat email yang nyangkut disitu.

find-my-iphone-activation-lock-clean-or-not-check

  • Serial Number
    • Serial number ini berguna untuk mengetahui darimana iPhone kita berasal. Ceknya bisa di iPhonefrom.com atau coba ketik alamatnya di google, biasanya langsung keluar negara asalnya. Hal ini perlu diketahui karena garansi iPhone itu berlaku lokal, artinya, garansi hanya berlaku di tempat asal iPhone itu dijual. Misal kita beli iPhone di Indonesia, pas lagi jalan jalan ke Jepang iPhone nya rusak, nah, Apple Jepang biasanya akan menolak klaim garansi iPhone tersebut disan, begitu juga sebaliknya. Jadi, kalo emang niat pake iPhone garansi Indonesia, ada baiknya dulu di cek model numbernya. Model number ada di Settings – General

iphone_serial_number

  • Hardware Number
    • Hardware Number perlu diketahui untuk melihat apakah iPhone yang kita beli masih memiliki garansi. Siapa tau si penjual salah juga, mending kita cek sendiri aja. Alamat web untuk ceknya selfsolve,apple,com, disitu kita tinggal input Hardware Number iPhonenya, nanti akan keluar data kapan iPhone itu diaktivasi dan masa berlaku garansi. Untuk melihat Hardware Number ada di Settings – General

Identify-a-Refurbished-Iphone-Step-4

Kalo semuanya udah dicek dan hasilnya sesuai dengan ekspektasi, ga perlu ragu lagi, langsung aja dibayar iPhone nya.

iPhone Refurbished

Mungkin waktu kita lagi nyari nyari iPhone 2nd, ketemu yang namanya iPhone Refurbished. Apa itu Refurbished? Simpelnya, ini iPhone yang rusak dan udah dibenerin sama iPhone bagian yang rusak itu, lalu mereka jual lagi. Karena memang kebijakan Apple sebenernya apabila iPhone rusak dalam masa garansi akan langsung di replace baru. Nah, yang rusak itu yang dibenerin sama Apple trus dijual dengan harga murah. Ruginya dimana? Klaim refurbished ini yang agak susah untuk dipercaya, kalo kita belinya di negara dimana ada Apple Store, atau via web Apple, itu sih ga masalah. Tapi kalo pedagang disini, agak susah. Lah garansi iPhone disini aja bukan replacement, tapi di service, jadi ini refurbished darimana. Yang dikhawatirkan, kalo bukan dari Apple, iPhone refurbished bisa aja diganti komponen internalnya dengan barang yang tidak berkualitas. Belum lagi udah pasti kabel data dan adaptornya belum tentu asli. Jadi emang agak riskan untuk beli iPhone refurbished disini, kecuali kita percaya banget sama penjualnya kalo ini refurbished dari Apple. Daripada beli iPhone refurbished, mending cari yang 2nd sesuai budget. Untuk memastikan iPhone itu refurbished dari Apple, bisa dicek dengan Hardware Numbernya, menurut Apple, produk refurbished mereka bergaransi 1 tahun.

Oke, segitu aja, semoga membantu ya.

Happy Hunting!

Regards,

Taufiq

Advertisements