[REVIEW] Asus Padfone S : Two is Better than One (Part 2)

Post ini merupakan lanjutan dari Part 1

Performa

Penggunaan prosesor Qualcomm MSM8974AB Snapdragon 801 (Quad core 2,3GHz Krait) membuat smartphone ini cukup gegas, ditambah dengan RAM 2GB mDDR3 yang membuat kita bisa menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Internal memori sebesar 16GB rasanya cukup untuk menginstall aplikasi yang kita gunakan sehari hari. Apabila masih kurang, kita bisa menambahkan microSD 64GB. Asus memberikan cloud storage di Asus WebStorage sebesar 5GB.

Secara umum, performa Padfone S diatas rata rata, jauh melebih ekspektasi apalagi harganya. Perpindahan antar aplikasi sangatlah lancar, hampir jarang ditemukan lag. Untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus pun tidak masalah. Hal ini pun tergambar dari hasil benchmark yang dilakukan. Hasil benchmark ini bisa menjadi gambaran seberapa cepat kinerja Padfone S dan perbandingannya dengan smartphone lain.

Continue reading [REVIEW] Asus Padfone S : Two is Better than One (Part 2)

[REVIEW] Asus Padfone S : Two is Better than One (Part 3-end)

Ini merupakan post lanjutan dari Part 1 dan Part 2

Kamera

Dengan resolusi 13MP ditambah dengan software Pixelmaster, gambar dan video yang dihasilkan Padfone S cukup baik. Selain itu, fitur yang ada pada kamera seperti slow motion, HDR, Time Rewind, Panorama, dan sebagainya, membuat kita bisa berkreasi dengan fitur yang ada. Selain itu, video dengan resolusi 4K (3840x2160p) cukup berguna untuk yang mau mencoba perekaman video dengan resolusi tinggi. Namun ada baiknya apabila mau merekam dengan resolusi tinggi disarankan untuk menggunakan tripod agar lebih stabil. Sebenarnya Padfone S juga mempunyai fitur Image Stabilization, namun fitur tersebut baru bisa diaktifkan apabila kita menggunakan resolusi HD (1280x720p).

Continue reading [REVIEW] Asus Padfone S : Two is Better than One (Part 3-end)

[REVIEW] Asus Padfone S : Two is Better than One (Part 1)

Menurut data IDC (International Data Corporation) hingga Q3 tahun 2014 lalu smartphone Android menguasai hingga 84% market share dunia, diikuti iOS 11,7%. Data ini menunjukkan tingginya minat konsumen pada smartphone dengan sistem operasi Android. Namun sayangnya, smartphone Android dengan performance yang baik biasanya berharga mahal. Karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi. Namun setahun belakangan ini keadaannya mulai berubah. Saat ini banyak smartphone Android dengan spesifikasi namun harga yang terjangkau. Spesifikasi tinggi yang dimaksud adalah prosesor 4 inti, internal RAM 2GB, layar Full HD, konektivitas 4G LTE, umumnya smartphone dengan spesifikasi tersebut berharga lebih dari Rp 5jt.Xiaomi memperkenalkan seri Mi3 dengan harga yang cukup terjangkau, selain itu, sebuah produsen asal China bermerk OnePlus pun meluncurkan seri OnePlus One. Kedua smartphone tersebut mempunyai spesifikasi tinggi, seperti yang disebutkan, namun berharga kurang dari Rp 5jt, bahkan untuk seri termurahnya hanya Rp 3jt an. Spesifikasi tinggi pada sistem operasi tinggi mutlak diperlukan apabila pengguna ingin mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dalam menggunakan smartphone nya.
Continue reading [REVIEW] Asus Padfone S : Two is Better than One (Part 1)